All News Sports Sport / Bola Milan Frustrasi di Kandang: Ditahan Imbang Como, 1-1!

Milan Frustrasi di Kandang: Ditahan Imbang Como, 1-1!


globalwakecup.com, Milan Frustrasi di Kandang: Ditahan Imbang Como, 1-1! AC Milan kembali menunjukkan performa yang tidak konsisten di kandang sendiri. Dalam laga yang berlangsung penuh kejutan, Rossoneri hanya mampu bermain imbang 1–1 melawan tamunya, Como 1907, di San Siro. Hasil ini tentu mengecewakan, karena Milan gagal memetik tiga angka di hadapan pendukung sendiri dan harus rela melihat poin hilang lagi.

Laga tersebut berjalan dengan ritme yang tidak stabil dari awal hingga akhir. Milan terlihat kesulitan mengendalikan tempo permainan, sedangkan Como tampil dengan mental tinggi dan disiplin yang membuat tuan rumah kewalahan. Hasil imbang ini menambah tekanan pada tim besutan pelatih saat ini, yang terus mendapat kritik karena performa yang kurang meyakinkan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Laga yang Terasa Berat untuk Milan

Sejak peluit pertama dibunyikan, Milan langsung unggul penguasaan bola. Namun, penguasaan bola semata tidak menjadi jaminan gol. Para pemain depan Milan seringkali kehilangan ketepatan dalam umpan terakhir atau keputusan yang terburu-buru. Alhasil, seolah membangun rumah tanpa pondasi yang kuat.

Como, di sisi lain, tampil lebih rapat dan disiplin. Mereka menunggu celah untuk melakukan serangan balik cepat. Pendekatan ini terbukti efektif ketika kehilangan bola di area tengah.

Gol Awal yang Membuat Stadion Bergemuruh

Gol pertama dalam pertandingan lahir dari aksi pada menit ke-23. Berawal dari umpan silang yang tidak terlalu berbahaya, striker berhasil memanfaatkan bola liar di kotak penalti dan menyonteknya masuk ke gawang. San Siro langsung pecah dengan sorakan suporter, seolah titik terang telah muncul di laga ini.

Gol tersebut memberi rasa percaya, tetapi justru membuat mereka lengah. Setelah gol, tempo permainan tuan rumah justru melambat, dan Como mendapat ruang untuk berkembang. Kesalahan dalam transisi pertahanan membuat lini belakang Milan beberapa kali terpecah dan memberi kesempatan lawan untuk menekan.

Como Tidak Tergoyahkan: Balik Menyamakan Skor

Como menunjukkan karakter yang patut diacungi jempol. Alih-alih mundur setelah kebobolan, mereka tetap melancarkan tekanan bahkan setelah turun minum. Pendekatan yang penuh semangat ini membawa hasil pada menit ke-57 ketika sebuah serangan dari sisi sayap berhasil mengecoh bek kanan.

Umpan terobosan yang tepat waktu membuka ruang bagi gelandang tengah Como untuk menusuk ke kotak penalti. Satu tembakan datar ke sisi kanan gawang tidak mampu dibendung oleh kiper Milan. Skor kini berubah menjadi 1–1, dan momentum laga berubah dramatis.

Milan Tertekan

Kebobolan membuat seperti kehilangan arah. Para pemain terlihat terburu-buru dalam pengambilan keputusan dan beberapa kali umpan yang seharusnya mudah menjadi tidak akurat. Hal ini membuka peluang bagi Como untuk terus menekan, bahkan lebih dominan dibandingkan di awal babak pertama.

hampir kehilangan lebih banyak gol setelah beberapa kali pertahanan mereka terseok-seok dalam menghadapi serangan balik cepat Como. Kesigapan kiper tuan rumah beberapa kali menjadi penyelamat, namun kegagalan memanfaatkan situasi ini untuk mencetak gol kedua membuat frustrasi semakin terlihat di wajah banyak pemain.

Lihat Juga  Hojlund Cedera, Manchester United Kembali Bidik Ivan Toney

Penguasaan Bola dan Aksi di Lapangan

Dalam statistik pertandingan, unggul dalam penguasaan bola selama 60% waktu pertandingan. Meski demikian, jumlah tembakan tepat sasaran Milan hanya sedikit lebih banyak dibandingkan Como. Hal ini mencerminkan bahwa penguasaan bola belum berbanding lurus dengan efektivitas di depan gawang.

Data Singkat:

  • Penguasaan bola: Milan 60% vs Como 40%

  • Tembakan: Milan 14, Como 10

  • Tembakan tepat sasaran: Milan 5, Como 4

  • Garis pertahanan rapat: Como unggul dalam jumlah intersepsi dan tekel bersih

Kurangnya Penyelesaian Akhir

Milan Frustrasi di Kandang: Ditahan Imbang Como, 1-1!

Salah satu masalah terbesar yang dihadapi dalam laga ini adalah ketidakmampuan untuk menyelesaikan peluang. Meski beberapa kali menciptakan situasi berbahaya di sepertiga akhir lapangan, penyelesaian yang terlalu mudah dibaca oleh kiper atau berakhir di area yang kurang mengancam membuat peluang terbuang sia-sia.

Transisi yang Lambat

Setelah unggul, Milan terkesan menurunkan intensitas permainan. Transisi setelah kehilangan bola tidak cepat, sehingga sering menjadi titik lemah yang bisa dimanfaatkan oleh Como. Tim lawan dengan cepat menutup ruang dan memaksa  bermain lebih jauh dari daerah serang secara efektif.

Mental Bertahan yang Rawan

Kebobolan gol penyama kedudukan membuat tekanan mental meningkat signifikan. Terlihat gagal meredam momentum tim lawan dan kurang cepat melakukan penyesuaian. Para pemain bertahan tampak sering terpisah jauh dari posisi ideal, terutama saat menghadapi serangan balik yang cepat.

Reaksi Suporter dan Media

Hasil apik untuk Como tentu menjadi berita besar bagi pendukung klub kecil ini. Mereka memuji kerja keras tim yang tampil tanpa rasa takut di markas lawan besar. Banyak penggemar yang menyuarakan kekecewaan karena tim favorit mereka gagal memanfaatkan kesempatan di kandang sendiri. Kritik muncul tajam di berbagai forum penggemar klub Serie A.

Beberapa media lokal Italia menggambarkan pertandingan ini sebagai “momen kontrol yang hilang” untuk Milan — tim besar yang seharusnya mampu mendominasi tim yang lebih kecil, namun justru dibuat kesulitan oleh disiplin dan semangat juang Como.

Pernyataan Pelatih

Usai pertandingan, pelatih Milan mengakui bahwa performa tim tidak sesuai harapan. Ia menekankan perlunya evaluasi serius terutama dalam hal penyelesaian akhir dan konsentrasi pertahanan. Meski demikian, ia tetap menenangkan suporter dan meminta dukungan untuk pertandingan berikutnya.

Kesimpulan

AC Milan yang bertanding di kandang sendiri hanya mampu bermain imbang 1–1 melawan Como. Meski unggul dalam penguasaan bola, Milan gagal memaksimalkan keunggulan tersebut menjadi gol tambahan. Como tampil disiplin dan berani, sehingga berhasil menyamakan skor dan memberikan tekanan yang signifikan sepanjang pertandingan. Hasil ini memperlihatkan bahwa Milan masih memiliki sejumlah masalah yang belum terpecahkan — baik dalam penyelesaian peluang maupun konsistensi sepanjang pertandingan.

Related Post